Penggunaan penyejuk udara atau Air Conditioner (AC) di negara tropis seperti Indonesia sudah menjadi kebutuhan pokok, terutama agar anak bisa tidur nyenyak di malam hari. Namun, seringkali orang tua merasa khawatir ketika anak mulai batuk-batuk atau bersin setelah semalaman tidur di ruangan ber-AC. Muncul pertanyaan besar: apakah AC yang menyebabkan anak sakit, atau ada faktor lain yang tersembunyi? Memahami hubungan antara suhu dingin, kualitas udara, dan kesehatan saluran napas anak sangat penting agar orang tua tidak salah langkah dalam mengambil tindakan. Apa yang Terjadi? Secara medis, AC itu sendiri sebenarnya tidak secara langsung menyebabkan sakit flu atau batuk. Penyakit seperti flu dan batuk umumnya disebabkan oleh virus atau bakteri. Namun, penggunaan AC yang tidak tepat dapat menciptakan lingkungan yang mempermudah anak jatuh sakit atau memicu reaksi alergi. Mekanisme utamanya berkaitan dengan kelembapan udara. AC bekerja dengan cara mendinginkan dan mengurangi kelembapan d...
Pernahkah Anda merasa demam, batuk, atau pilek, lalu berinisiatif membeli antibiotik di apotek atau warung tanpa berkonsultasi dengan dokter? Kebiasaan ini sangat umum terjadi di masyarakat. Banyak orang merasa bahwa antibiotik adalah "obat dewa" yang bisa menyembuhkan segala jenis penyakit dengan cepat. Ketika gejala mereda setelah minum antibiotik, Anda mungkin merasa tindakan tersebut benar. Padahal, kebiasaan mengonsumsi antibiotik sendiri tanpa indikasi medis yang tepat adalah bom waktu bagi kesehatan Anda dan orang-orang di sekitar Anda. Apa yang Terjadi? Ketika Anda sakit tenggorokan, flu, atau batuk, sebagian besar penyebabnya adalah virus, bukan bakteri. Antibiotik dirancang khusus untuk membunuh bakteri, bukan virus. Jika Anda mengonsumsi antibiotik untuk penyakit yang disebabkan oleh virus, obat tersebut tidak akan menyembuhkan penyakit Anda sama sekali. Sebaliknya, antibiotik tersebut akan menyerang bakteri baik yang ada di dalam tubuh Anda. Hal yang paling mengkh...