Nasihat turun-temurun yang paling sering kita dengar sejak kecil adalah larangan minum es saat sedang tidak enak badan. Banyak orang tua percaya bahwa air dingin atau es dapat memicu flu, memperparah batuk, atau membuat demam semakin tinggi. Namun, apakah anggapan ini didukung oleh bukti ilmiah kedokteran, atau hanya sekadar mitos kesehatan belaka? Mari kita bedah faktanya secara medis. Apa yang Terjadi? Secara fisiologis, ketika Anda meminum air dingin, cairan tersebut akan masuk ke saluran pencernaan dan suhunya akan menyesuaikan dengan suhu tubuh internal dalam waktu singkat. Tubuh manusia memiliki mekanisme termoregulasi yang canggih untuk menjaga suhu inti tetap stabil. Penting untuk dipahami bahwa penyakit seperti flu (influenza) dan batuk pilek (common cold) disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri, bukan oleh suhu air yang Anda minum. Minum air es tidak serta merta memasukkan virus ke dalam tubuh, kecuali jika air atau es tersebut dibuat dari sumber yang tidak higienis. Penye...